TANJUNG SELOR – Jumlah penduduk Bulungan tercatat mencapai 173.688 jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar 3,13 persen per tahun. Data tersebut menunjukkan tren peningkatan populasi yang cukup signifikan, seiring dengan perkembangan wilayah dan aktivitas ekonomi di daerah.
Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan bahwa dari total jumlah penduduk tersebut, sebanyak 91.586 jiwa merupakan laki-laki dan 82.102 jiwa perempuan. “Komposisi penduduk ini menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (14/4).
Ia menjelaskan, sebaran penduduk di Bulungan masih didominasi wilayah perkotaan. Kecamatan Tanjung Selor tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni 69.515 jiwa. “Tanjung Selor menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan ekonomi, sehingga konsentrasi penduduk cukup tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, kecamatan lain memiliki jumlah penduduk yang lebih merata. Di antaranya Tanjung Palas Timur sebanyak 21.530 jiwa, Tanjung Palas 16.632 jiwa, serta Bunyu 12.106 jiwa. Kemudian Sekatak 12.590 jiwa, Tanjung Palas Tengah 12.389 jiwa dan Tanjung Palas Utara 11.961 jiwa. Adapun wilayah dengan jumlah penduduk relatif kecil berada di Kecamatan Peso dan Peso Hilir. “Peso tercatat 4.259 jiwa dan Peso Hilir 4.158 jiwa,” tambahnya.
Menurutnya, data kependudukan ini menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan, terutama terkait pemerataan layanan publik dan infrastruktur. “Dengan mengetahui sebaran penduduk, kita bisa lebih tepat dalam menentukan prioritas pembangunan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan dasar. “Kami akan terus mendorong pembangunan yang merata agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim