TANJUNG SELOR – Sorotan publik terhadap pembangunan infrastruktur di Bulungan terus mengemuka seiring meningkatnya keterbukaan informasi di era digital.
Menyikapi hal itu, Bupati Bulungan, Syarwani memastikan Pemda Bulungan tetap fokus pada kerja nyata dengan progres yang berkelanjutan. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin aktif dalam menyampaikan kritik dan aspirasi. Bahkan, siapa pun kini dapat menyampaikan informasi layaknya seorang jurnalis.
“Sekarang ini siapa pun bisa menjadi ‘wartawan’ dan menyampaikan kondisi di lapangan. Yang terpenting adalah bagaimana kita meresponsnya secara bijak,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (12/4).
Syarwani menegaskan, Pemda Bulungan terus berupaya memenuhi harapan masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia (SDM). Kondisi tersebut, kata dia, tidak menyurutkan komitmen pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.
“Kami tetap bekerja maksimal dengan segala keterbatasan yang ada,” katanya.
Ia mengakui, sektor infrastruktur menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian publik. Namun, penanganannya dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
“Fokus kami adalah kerja nyata di lapangan. Tidak semua bisa diselesaikan dalam satu tahun anggaran, tetapi kami pastikan ada progres yang terus berjalan,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, Pemda Bulungan juga mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan produk lokal berbasis potensi wilayah. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah. “Pengembangan produk lokal menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Pemda Bulungan berharap kritik dan aspirasi masyarakat dapat menjadi energi positif untuk mempercepat pembangunan. “Yang terpenting, kami terus bekerja dan memastikan hasilnya dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim