TANJUNG SELOR – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan, Selasa (7/4) sore. Sedikitnya lima unit rumah di kawasan Sungai Uma ludes terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
Kapolresta Bulungan, Rofikoh Yunianto, melalui Ps. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 Wita di Jalan Poros Trans Kaltara. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting arus listrik di bagian atas plafon rumah.
"Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi Verra yang saat itu berada di rumahnya," kata Hadi kepada Radar Kaltara, Selasa (7/4).
Baca Juga: BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat di Jalan Poros Pimping Bulungan, Empat Rumah Ludes
Saksi, sambung Hadi, melihat asap tebal keluar dari bagian belakang dapur salah satu rumah warga. “Saksi melihat asap tebal dari arah dapur, kemudian api mulai membesar dan merambat ke rumah lainnya,” ungkapnya.
Api diduga berasal dari instalasi listrik di atas plafon dapur yang kemudian menyambar bagian bangunan lain. Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar ke sejumlah rumah.
“Api cepat membesar karena material bangunan dan posisi rumah yang berdekatan,” katanya.
Warga setempat langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil memanggil bantuan. “Saksi bersama warga memanggil masyarakat sekitar untuk membantu memadamkan api,” tambahnya.
Baca Juga: Ajukan Raperda Baru, Wabup Bulungan: Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
Adapun lima rumah yang terbakar diketahui milik Ngau, Alfius, Jainudin, Bisam dan Aris, yang seluruhnya merupakan warga Sungai Uma, Desa Pimping. “Total ada lima unit rumah yang hangus terbakar dalam kejadian ini,” jelasnya.
Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tidak ditemukan korban jiwa dalam kejadian ini,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik. “Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (jai)
Editor : Rahul