Pemkab Bulungan Siapkan Perda Insentif Investasi, Dorong Ekonomi Daerah

Fijai RT • Dipublikasikan Sabtu, 4 April 2026 | 12:00 WIB
Bupati Bulungan, Syarwani. FOTO: RADAR TARAKAN
Bupati Bulungan, Syarwani. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan tengah menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi. Langkah ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menarik minat investor.

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, investasi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, investasi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan investasi di daerah merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja serta memberdayakan sumber daya lokal,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Rabu (1/4).

Menurutnya, keberadaan investasi juga menjadi pendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan dan penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.
“Dengan adanya investasi, perekonomian daerah akan semakin berkembang. Karena itu, perlu diciptakan iklim investasi yang kondusif guna meningkatkan minat investor,” tegasnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemda Bulungan mengacu pada ketentuan Pasal 7 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah. Regulasi tersebut menjadi dasar penyusunan Perda yang akan mengatur berbagai bentuk insentif dan kemudahan bagi investor.
“Peraturan daerah ini nantinya akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemberian insentif dan kemudahan investasi di Kabupaten Bulungan,” jelasnya.

Dengan adanya Perda tersebut, diharapkan investor memiliki kepastian hukum serta kemudahan dalam berinvestasi, sehingga mampu meningkatkan realisasi investasi di daerah. Pemda Bulungan optimistis kebijakan ini tidak hanya menarik investasi baru, tetapi juga memperkuat sektor unggulan daerah serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
bulungan