TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan mulai menjalankan program pembangunan jalan di 10 kecamatan, se-Kabupaten Bulungan.
Kegiatan perbaikan, peningkatan dan pengaspalan jalan, di mulai pada bulan April ini.
Kepala DPUPR Bulungan Adriani ST., M.AP mengatakan, tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bulungan) tidak begitu fokus membangun ruas jalan di kawasan perkotaan.
Sebaliknya, fokus pembangunan diarahkan secara merata di 10 kecamatan yang di dalamnya terdapat 78 desa.
"Minimal ada 10 ruas jalan di tiap-tiap kecamatan. Termasuk jalan-jalan lingkungan di pemukiman warga. Saat ini sudah masuk dalam tahap pengadaan di unit pengadaan barang dan jasa," ungkap Adriani kepada media, baru-baru ini.
Dia melanjutkan, sejumlah wilayah khususnya di kawasan koridor barat seperti, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas Utara, hingga Sekatak, fokus menyasar pembangunan jalan lingkungan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
"Akses jalan lingkungan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama dalam menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari. Begitu juga dengan kebutuhan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pertanian dan perkebunan," imbuh Adriani.
Sementara itu, dalam berbagai kesempatan, Bupati Bulungan Syarwani mengungkapkan, pembangunan konektivitas jalan di tingkat kecamatan menjadi salah satu fokus Pemkab Bulungan di tahun 2026.
Akses jalan dipandang sebagai urat nadi ekonomi masyarakat setempat. Distribusi hasil-hasil pertanian dan perkebunan masyarakat sangat bergantung pada fasilitas jalan yang memadai.
"Begitu juga dengan aktivitas perdagangan, akses jalan menjadi sangat prirotitas. Hal itu berkaitan dengan biaya angkut yang lebih terjangkau sehingga harga-harga pada produk-produk lokal bisa lebih murah di pasaran," ucap Syarwani. (dra)
Editor : Sopian Hadi