Kepada Radar Kaltara, Syarwani menyampaikan, dinamika pembangunan yang semakin kompleks menuntut seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih terarah dan terukur. “Tantangan pembangunan ke depan tentu tidak ringan. Namun, dengan perencanaan yang baik, kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, saya yakin kita mampu mewujudkan pembangunan Kabupaten Bulungan yang lebih berkelanjutan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (29/3).
Ia menekankan bahwa proses perencanaan tidak boleh sekadar bersifat administratif, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. “Kita tidak hanya menyusun dokumen, tetapi bagaimana program yang dirancang benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Syarwani juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan realistis. “Saya berharap seluruh perangkat daerah dapat menghasilkan rumusan Renja Tahun 2027 yang berkualitas, realistis dan tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. “Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif, terintegrasi, dan memberikan hasil maksimal,” tambahnya.
Dengan komitmen bersama serta perencanaan yang terarah, Pemda Bulungan optimistis mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dengan kebersamaan, kita bisa memastikan pembangunan Bulungan berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim