Sebagai satu-satunya pemandian air panas alami di Kalimantan Utara, Semolon menawarkan pengalaman berwisata yang unik dengan sumber air panas alami di tengah suasana alam yang masih asri. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malinau, Kristian, menyebutkan bahwa selama libur panjang, terdapat dua destinasi yang paling banyak dikunjungi, yakni Tane Olen dan Semolon. “Untuk sementara, Semolon mencatat jumlah kunjungan sebanyak 1.166 orang selama libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri,” ujarnya kepada Radar Tarakan via suara, Sabtu (28/3).
Ia juga berharap para pengunjung dapat ikut mempromosikan destinasi wisata daerah melalui media sosial. “Kita berharap kepada para pengunjung dapat memposting pengalaman mereka di media sosial selama menikmati keindahan Tane Olen dan Semolon,” tambahnya.
Pemandian Air Panas Semolon merupakan destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Tempat ini menawarkan sumber air panas alami yang berasal dari aktivitas geotermal, dengan suhu yang cukup tinggi hingga dapat digunakan untuk merebus telur. Keunikan lainnya terlihat pada aliran air yang membentuk kolam-kolam kecil bertingkat di tengah kawasan hutan tropis yang masih asri.
Untuk mencapai Pemandian Air Panas Semolon, pengunjung dapat memulai perjalanan dari pusat Kota Malinau menuju Kecamatan Mentarang dengan waktu tempuh sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan darat, tergantung kondisi jalan dan cuaca. Akses menuju lokasi sebagian besar sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun pada beberapa titik masih terdapat jalan tanah yang licin saat hujan.
Selain keunikan air panas alaminya, suasana alam yang tenang dan fasilitas yang terus dikembangkan menjadi nilai tambah bagi wisatawan. Semolon juga menyediakan rumah penginapan untuk para pengunjung.
Pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan dan promosi wisata, sehingga Semolon semakin dikenal luas sebagai salah satu ikon wisata di Kalimantan Utara. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim