Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhajum) Kaltara, H Muhammad Saleh menyampaikan, persiapan jemaah haji Kaltara telah mencapai tahap akhir. Sampai saat ini persiapan jemaah haji Kaltara sudah mencapai sekitar 95 persen. "Sekarang ini tinggal proses pemberangkatan menuju Embarkasi Balikpapan,” kata Salah kepada Radar Kaltara, Minggu (29/3).
Ia menjelaskan, seluruh tahapan pembinaan jemaah terus dimatangkan melalui kegiatan manasik haji di daerah. “Teman-teman di kabupaten/kota sudah melakukan pembinaan dan pemantapan melalui manasik, sehingga jemaah siap secara fisik dan mental,” ungkapnya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, jemaah haji Kaltara akan tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter). “Jemaah Kaltara masuk dalam kloter 7 dan kloter 8. Untuk kloter 7 dijadwalkan berangkat ke Madinah pada 6 Mei, sedangkan kloter 8 pada 7 Mei,” jelasnya.
Sebelum keberangkatan, para jemaah akan lebih dulu masuk ke asrama haji. “Jemaah mulai masuk asrama haji pada 4 Mei dan resmi masuk pada 5 Mei,” tambahnya.
Terkait situasi geopolitik di Timur Tengah, ia menegaskan hingga kini belum ada perubahan kebijakan dari pusat. “Sampai sekarang ini belum ada surat resmi dari Kementerian Haji dan Umrah RI terkait penundaan pemberangkatan. Jadi semua masih berjalan sesuai jadwal,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya jemaah haji, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. “Kami meminta jemaah tetap fokus pada persiapan ibadah dan tidak perlu khawatir berlebihan,” ujarnya.
Dengan kesiapan yang hampir rampung serta koordinasi yang terus dilakukan, diharapkan seluruh proses pemberangkatan jemaah haji asal Kaltara dapat berjalan lancar. “Insyaallah, semua berjalan sesuai rencana dan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” terangnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim