Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kunjungi PLBN Long Nawang, Wamen Digital Sarawak Janji Bawa Usulan ke Pemerintah Malaysia

Iwan RT • Kamis, 26 Maret 2026 | 08:18 WIB

PERBATASAN: Kunjungan Wamen Digital Sarawak ke PLBN Long Nawang.
PERBATASAN: Kunjungan Wamen Digital Sarawak ke PLBN Long Nawang.
TANJUNG SELOR - Timbalan atau Wakil Menteri (Wamen) Digital Sarawak, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong melakukan kunjungan kerja ke wilayah Apau Kayan, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (25/3).

Salah satu tempat yang ditinjau Wamen Digital Sarawak adalah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Nawang di Kecamatan Kayan Hulu.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam peningkatan layanan lintas batas serta konektivitas di wilayah perbatasan.

Didampingi sejumlah pejabat Sarawak, Wilson melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana PLBN Long Nawang tersebut.

Menurutnya, keberadaan PLBN memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi, sosial, serta mempererat hubungan masyarakat lintas negara.

"Untuk pembangunan ICQS (Immigration, Customs, Quarantine, Security) atau PLBN di wilayah Sarawak merupakan kewenangan pemerintah pusat Malaysia," ujar Wilson.

"Tapi kita akan satukan permohonan ini dan membawanya ke pihak yang berkuasa di kerajaan pusat untuk pembangunan di wilayah Sarawak," sambungnya.

Wilson pun mengaku terkesan dengan kesiapan Indonesia, khususnya di Kaltara yang telah membangun PLBN dengan fasilitas lengkap.

"Ini akan saya laporkan kepada kerajaan Malaysia sebagai rujukan," katanya berjanji.

Ia mengaku, pembangunan fasilitas serupa di Sarawak masih dalam tahap perencanaan. Namun pihaknya optimistis rencana itu dapat dipercepat melalui koordinasi di tingkat pusat.

"Keberadaan PLBN di kedua sisi perbatasan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat serta mendorong aktivitas perdagangan lintas negara," ungkap Wilson.

Jika PLBN ini sudah jalan, tentu pergerakan masyarakat antara Long Nawang dan Kapit akan lebih mudah dan memberi dampak besar bagi ekonomi masyarakat.

Selain sebagai pintu keluar masuk negara, konsep PLBN di Sarawak juga akan dikembangkan sebagai pusat ekonomi terpadu, mencakup fasilitas perdagangan dan layanan masyarakat.

"Ini akan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dalam peningkatan layanan lintas batas di kawasan perbatasan yang selama ini menjadi jalur mobilitas masyarakat kedua negara," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim