Dalam kesempatan tersebut, berbagai aspirasi disampaikan oleh perwakilan dari Kaltara untuk bisa dikelas dalam bentuk kerja sana strategis.
Beberapa di antaranya terkait dukungan terhadap pengembangan desa adat dan budaya yang berpotensi menjadi destinasi pariwisata, penguatan pengelolaan taman nasional, peningkatan konektivitas dan jaringan transportasi, serta kerja sama di bidang pendidikan, hingga pengembangan pusat distribusi barang.
Menanggapi hal itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa ke depan Kaltara direncanakan akan menjadi daerah mitra IKN melalui skema kerja sama yang diformalkan dalam Peraturan Kepala Otorita.
"Ke depan kami akan mencoba menetapkan Kalimantan Utara sebagai daerah mitra IKN, sehingga kerja sama dalam berbagai program pembangunan dapat dijalankan secara lebih terarah dan berkelanjutan," ujar Basuki.
Untuk itu, Basuki berharap kemitraan ini dapat memperkuat kolaborasi antar wilayah, sekaligus membuka peluang bagi provinsi ke-34 Indonesia ini untuk terhubung lebih erat dengan ekosistem pembangunan Nusantara, baik dalam aspek ekonomi, logistik, maupun pengembangan kawasan.
Sementara itu, Wagub Kaltara, Ingkong Ala menyampaikan apresiasi atas sambutan dan ruang dialog yang diberikan oleh Otorita IKN. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Otorita IKN atas kesempatan ini," kata Wagub Ingkong.
Ke depan, kolaborasi antara Otorita IKN dan Pemprov Kaltara diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan, mendorong pertumbuhan ekonomi regional, serta memastikan pembangunan Nusantara memberikan manfaat yang luas bagi wilayah-wilayah di sekitarnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim