Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mudik Lebaran, Kemenag Kaltara Siapkan 29 Masjid untuk Pemudik

Fijai RT • Jumat, 13 Maret 2026 | 17:23 WIB

 

TINJAU LAPANGAN: Kepala Kemenag Bulungan meninjau kesiapan salah satu masjid di Tanjung Selor yang disiapkan untuk pemudik.
TINJAU LAPANGAN: Kepala Kemenag Bulungan meninjau kesiapan salah satu masjid di Tanjung Selor yang disiapkan untuk pemudik.
TANJUNG SELOR – Kanwil Kemenag Kaltara menyiapkan 29 masjid sebagai tempat singgah bagi para pemudik selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Fasilitas tersebut disediakan melalui guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melintasi wilayah Kaltara.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, H. Muhamad Saleh menjelaskan, penyiapan rumah ibadah ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.
“Melalui program masjid ramah pemudik (MRP) ini, kami ingin memastikan para pemudik yang melintas di Kalimantan Utara memiliki tempat singgah yang aman dan nyaman untuk beristirahat, beribadah serta memenuhi kebutuhan dasar selama perjalanan,” kata Saleh kepada Radar Kaltara, Jumat (13/3).

Ia menegaskan, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga dapat menjadi ruang pelayanan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat. Selain 29 masjid, Kanwil Kemenag Kaltara juga
melibatkan enam rumah ibadah lintas agama yang turut menyediakan fasilitas bagi para pemudik. Puluhan titik layanan tersebut tersebar di lima kabupaten/kota di Bumi Benuanta.
"Keterlibatan rumah ibadah lintas agama dalam program ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kerukunan umat beragama di Kalimantan Utara," ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan titik layanan rumah ibadah ini juga sangat strategis karena Kaltara merupakan wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.
“Pemudik yang melintas di wilayah Kalimantan Utara tidak hanya berasal dari dalam daerah, tetapi juga dari jalur lintas provinsi bahkan lintas negara,” bebernya.

Karena itu, rumah ibadah yang terlibat dalam program tersebut diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang ramah dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan selama perjalanan mudik.
“Kami berharap rumah ibadah ini dapat menjadi tempat singgah yang ramah dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Bulungan, Muhammad Ramli menyampaikan, kehadiran MRP diharapkan dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan mudik.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai ruang pelayanan umat. Melalui program ini para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sekaligus tetap dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kesiapan para pengurus masjid di wilayah Tanjung Selor yang telah menyiapkan berbagai fasilitas guna mendukung kenyamanan para pemudik.
“Kami mengapresiasi pengurus masjid yang telah menyiapkan fasilitas bagi para pemudik. Harapannya, masjid dapat menjadi tempat singgah yang memberikan rasa aman, nyaman, dan menenangkan bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan,” katanya.

Melalui MRP ini, Kemenag Bulungan berharap rumah ibadah dapat menjadi ruang pelayanan yang lebih terbuka bagi masyarakat serta menghadirkan suasana mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
“Semoga kehadiran rumah ibadah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah agama yang ramah, melayani dan membawa kedamaian,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim