Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, Pemda Bulungan masih memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mematangkan berbagai langkah persiapan dalam menyambut Lebaran. Menurutnya, momentum ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu menjadi perhatian pemerintah.
“Masih ada sekitar 10 hari ke depan untuk kita menyiapkan langkah-langkah dalam menyambut dan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri. Ini menjadi kegiatan rutin tahunan pemerintah daerah,” kata Syarwani
Ia menegaskan, Pemda Bulungan akan memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penyambutan arus mudik oleh masyarakat. Salah satunya dengan memastikan fasilitas umum, terutama di kawasan pelabuhan, dalam kondisi bersih dan siap digunakan.
“Saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan serta Satpol PP dan PMK Bulungan untuk melakukan kegiatan pembersihan di area pelabuhan. Salah satunga di Pelabuhan Kayan II,” ungkapnya.
Selain itu, Pemda Bulungan juga menyiapkan layanan kesehatan di kawasan pelabuhan guna mengantisipasi kemungkinan adanya penumpang yang membutuhkan penanganan medis selama perjalanan.
“Termasuk juga penempatan tenaga kesehatan di area pelabuhan. Jika ada penumpang yang sakit, bisa segera ditangani,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan, Khairul menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan arus mudik dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.
“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk pengamanan arus mudik, terutama di titik transportasi yang ramai dilalui masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi selama masa mudik Lebaran. Karena itu, operator angkutan diminta mematuhi aturan kapasitas penumpang.
“Untuk saat ini kami fokus pada keselamatan penumpang terlebih dahulu. Tidak boleh ada angkutan yang membawa penumpang melebihi kapasitas,” tegasnya.
Terkait kemungkinan penambahan armada transportasi, Khairul menyebut hal tersebut masih bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Penambahan armada sifatnya situasional, tergantung kebutuhan di lapangan. Namun yang pasti ramp check sudah kami lakukan untuk memastikan kelayakan armada,” pungkasnya. (jai/lim)