Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Realisasi Investasi Kaltara 2025 Tembus Rp 27,4 Triliun

Iwan RT • Selasa, 10 Maret 2026 | 04:32 WIB

PENANAMAN MODAL: Salah satu investasi yang ada di Kaltara.
PENANAMAN MODAL: Salah satu investasi yang ada di Kaltara.
TANJUNG SELOR - Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat realisasi investasi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2025 sebesar Rp 27,4 triliun. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman Putrayani kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Senin (9/3).

"Tahun 2025, realisasi investasi kita di angka Rp 27.427.871.572.117 dari target BKPM yang ditetapkan sebesar Rp 37.730.000.000.000," ujar Rahman.

Jika dipersentasekan, realisasinya disangka 72,7 persen dari target BKPM. Sedangkan dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara yang ditetapkan Rp 33 triliun, itu terealisasi sebesar 83,11 persen.

Rahman menyebutkan, kontribusi nilai investasi secara keseluruhan pada periode tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 14,73 persen jika dibandingkan dengan periode tahun 2024 yang mencapai Rp 33.166.639.855.978.

"Sejak tahun 2021 hingga 2024 itu, realisasi investasi kita mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dimana pada tahun 2021 hanya Rp 5,7 triliun, naik jadi Rp 13,7 triliun di 2022, kemudian Rp 27 triliun di 2023, hingga puncaknya di 2024 Rp 32,1 triliun," bebernya.

Ia mengaku bahwa ada beberapa hal yang mempengaruhi sehingga realisasi investasi Kaltara tahun 2025 tidak tercapai 100 persen dari target.

"Salah satunya pengaruh geopolitik, perang dagang Amerika dan Cina," sebutnya.

Sementara untuk perkembangan jumlah proyek tahun 2025 tercatat sebanyak 4.666 proyek dengan rincian 4.223 proyek penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan 443 proyek penanaman modal asing (PMA).

"Sedangka penyerapan tenaga kerja sebanyak 9.530 orang dengan rincian 9.168 tenaga kerja Indonesia dan 335 tenaga kerja asing," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim