Bupati menekankan pembentukan Koordinator Kecamatan (Korcam) di seluruh kecamatan agar program olahraga masyarakat lebih efektif dan menjangkau seluruh wilayah. Selain itu, Kormi diminta lebih melibatkan anak-anak muda di tiap kecamatan, sejalan dengan program Muda Berdaya dan Muda Berkarya (Madya) Kabupaten Bulungan.
Tidak hanya itu, pengurus Kormi juga diarahkan membangun kolaborasi aktif dengan dinas terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP), untuk menjalankan program olahraga berbasis kebudayaan dan pariwisata yang berdampak pada ekonomi masyarakat.
Bupati menekankan nilai Adavtif (Akomodatif, Berdampak, Inovatif, Inklusif) yang menjadi semangat Kormi Bulungan. “Kormi harus benar-benar berdampak bagi masyarakat luas, inovatif, dan inklusif, memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak-anak Bulungan,” pesan Syarwani.
Selain program rutin, Kormi juga ditugaskan mengemas Festival Sungai Kayan agar lebih meriah dan menarik, menjadikannya simbol olahraga masyarakat di Bulungan. Even-even tradisional seperti lomba menyumpit dan permainan pelajar diharapkan bisa ditumbuhkembangkan oleh Kormi sebagai bagian dari olahraga berbasis budaya.
Ketua Kormi Bulungan, Adymas Putro Utomo, menyatakan kesiapan pengurus untuk melaksanakan program tersebut, termasuk membentuk Korcam dan mengoptimalkan keterlibatan generasi muda.
Bupati optimis, kepengurusan baru yang didominasi anak muda akan mampu menjawab tantangan ke depan. “Hadirkan semangat olahraga masyarakat serta kegiatan yang mengolahragakan masyarakat. Saya percaya Kormi Bulungan dapat menjadi wadah inovatif dan berdampak nyata,” tutup Syarwani. (dra/lim)
Editor : Azward Halim