Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Gempa M 3,8 Guncang Bulungan, Getaran Terasa Hingga Tarakan

Sopian Hadi • Minggu, 8 Maret 2026 | 08:10 WIB

Photo
Photo
TIDENG PALE – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (7/3) pagi.

‎Getaran gempa dirasakan oleh warga di Bulungan hingga Kota Tarakan, namun hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan.

‎Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07.51.21 WIB.

‎Episenter gempa berada pada koordinat 2,73 derajat Lintang Utara dan 117,56 derajat Bujur Timur, atau sekitar 65 kilometer sebelah timur Bulungan dengan kedalaman 4 kilometer.

‎Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar lokal di wilayah tersebut.

‎“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar lokal,” ujarnya dalam keterangan resmi.

‎Berdasarkan analisis pengukuran percepatan tanah dari rekaman accelerograph, gempa dirasakan di wilayah Bulungan dengan intensitas III MMI. Getaran terasa jelas di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.

‎Sementara itu, di Kota Tarakan getaran dirasakan pada skala II MMI, yakni dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

‎BMKG memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

‎Selain itu, hingga pukul 08.30 WIB hasil pemantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Bulungan dan sekitarnya agar tetap tenang serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

‎Warga juga diminta berhati-hati terhadap bangunan yang mengalami retakan akibat gempa dan memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali masuk ke dalam rumah.

‎BMKG menegaskan bahwa informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web dan aplikasi resmi yang telah terverifikasi.

‎Beberapa masyarakat di grup WhatApp juga merasakan getaran yang sama.

"Ada gempa, seperti truk nabrak rumah.Tapi tidak lama getarannya, hanya beberapa detik saja.Mudahan lah tak ada susulan," kata seorang warga Bulungan. (ana/lim)

Editor : Azward Halim