Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jalan Amblas di Sekatak, PJN Ganti Armco untuk Penanganan Darurat

Iwan RT • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:16 WIB

LALU LINTAS: Ruas jalan yang putus di Sekatak pada Kamis (26/2) dini hari.
LALU LINTAS: Ruas jalan yang putus di Sekatak pada Kamis (26/2) dini hari.
TANJUNG SELOR - Jalan nasional di wilayah Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) amblas pada Kamis (26/2) sekitar pukul 02.00 Wita.

Hal ini pun membuat aktivitas lalu lintas di wilayah tersebut jadi terganggu. Untungnya ada akses jalan alternatif yang bisa dilalui motor maupun mobil lewat kawasan pemukiman penduduk.

Jalan ini merupakan akses penghubung utama jalur darat dari Tanjung Selor Ibu Kota Kaltara menuju Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Malinau.

Oleh karena itu, penanganan yang cepat dan tepat tentu snagsg dibutuhkan agar aktivitas lalu lintas di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan ini bisa kembali normal.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kaltara, Dendy Sofian mengatakan bahwa pihaknya telah turun melakukan penanganan.

"Penanganan sementara yang kami lakukan adalah pemasangan police line dan pengalihan jalur lalu lintas melalui jalan kampung," ujarnya kepada Radar Tarakan, Kamis (26/2).

Sedangkan untuk tindakan lanjutnya, pihaknya juga melakukan penanganan darurat dengan penggantian armco menggunakan stok Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kaltara.

Tak sampai di situ, Dendy juga mengatakan bahwa usulan penanganan permanen juga dilakukan dengan bahan box culvert.

"Jalan yang amblas itu panjangnya 12 metef dengan lebar 11 meter," sebutnya.

Rencananya, bahan yang akan digunakan untuk penanganan jalan yang amblas di titik KM.TJS. 109+420 Ruas Jalan Sekatak Buji - Rian ini menggunakan box culvert berukuran 2x2 meter.

"Perkiraan biayanya sekitar Rp 900 juta," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim