Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Anev Ketahanan Pangan 2026, Polresta Bulungan Targetkan 238 Hektare Lahan Jagung

Fijai RT • Rabu, 25 Februari 2026 | 15:33 WIB

KETAHANAN PANGAN: Personel Polresta Bulungan saat melakukan pendampingan kelompok tani.
KETAHANAN PANGAN: Personel Polresta Bulungan saat melakukan pendampingan kelompok tani.
TANJUNG SELOR - Polresta Bulungan gelar analisa dan evaluasi (anev) ketahanan pangan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pencapaian target lahan seluas 238 hektare pada 2026.

Kabag SDM Polresta Bulungan, Kompol Ma’at menegaskan pentingnya peran seluruh jajaran dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan. “Kita harus bergerak cepat dan terukur dalam memaksimalkan potensi lahan yang ada. Target 238 hektare di wilayah Polresta Bulungan harus dapat tercapai secara optimal pada tahun ini,” kata Ma'at kepada Radar Kaltara, Rabu (25/2).

Dalam forum tersebut, dibahas percepatan pencapaian potensi lahan jagung yang ditargetkan seluas 238 hektare. Para Kapolsek diminta aktif melakukan pendataan, monitoring serta koordinasi dengan pemerintah desa dan kelompok tani.
“Setiap Kapolsek harus memastikan pemanfaatan lahan berjalan maksimal melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah desa dan kelompok tani,” ujarnya.

Anev juga menyoroti potensi desa binaan agar mempercepat penambahan laporan penanaman jagung. Data yang akurat dan terkini dinilai menjadi kunci dalam mendukung pelaporan serta evaluasi di tingkat Polda.
“Setiap desa binaan harus proaktif dalam melaporkan progres penanaman jagung. Laporan yang cepat dan tepat akan mempermudah evaluasi dan pengambilan langkah strategis,” jelasnya.

Selain progres tanam, forum turut memaparkan update laporan penanaman jagung selama periode 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian dan kendala di lapangan, termasuk wilayah yang masih belum optimal dalam percepatan tanam.
“Kita harus mengetahui secara detail kendala di lapangan agar bisa segera mengambil langkah percepatan,” katanya.

Progres penyerapan hasil panen oleh Bulog juga menjadi perhatian. Penyerapan hasil pertanian di wilayah Polda Kaltara dan Polresta Bulungan dinilai penting guna menjaga stabilitas harga serta kesejahteraan petani.
“Sinergi dengan Bulog sangat penting agar hasil panen petani terserap optimal dan harga tetap stabil,” tegasnya.

Dalam anev tersebut, turut dibahas evaluasi data lahan Kuartal IV Tahun 2025 yang hingga kini belum dilaporkan hasil panennya. Para Kapolsek diminta segera melakukan pengecekan ulang dan memastikan laporan disampaikan lengkap dan akurat.
“Data kuartal IV 2025 harus segera diverifikasi dan dilaporkan secara lengkap agar tidak menghambat evaluasi di tingkat atas,” ujarnya.

Melalui anev ini, Polresta Bulungan menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Optimalisasi potensi lahan, percepatan tanam jagung, serta penguatan sinergi dengan pemerintah desa, kelompok tani, dan Bulog menjadi langkah konkret untuk memastikan target 2026 tercapai.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap mendukung penuh program nasional demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim