Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Syarwani Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Skala Prioritas

Fijai RT • Senin, 23 Februari 2026 | 12:21 WIB

JEMBATAN: Salah satu akses jembatan penghubung antar kecamatan yang dibangun Pemkab Bulungan pada 2025.
JEMBATAN: Salah satu akses jembatan penghubung antar kecamatan yang dibangun Pemkab Bulungan pada 2025.
TANJUNG SELOR – Pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi prioritas utama Pemkab Bulungan pada 2026. Hal itu disampaikan Bupati Bulungan Syarwani.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk wilayah antar kecamatan dan desa yang aksesnya masih terbatas.
“Pemerataan pembangunan ini bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (22/2).

Menurutnya, konektivitas wilayah memiliki dampak langsung terhadap distribusi barang, akses pendidikan, layanan kesehatan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau akses jalan dan jembatan baik, maka mobilitas masyarakat lancar dan roda ekonomi ikut bergerak,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah dan skala prioritas kebutuhan masyarakat. “Kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran, tetapi komitmen pemerataan tetap menjadi fokus,” katanya.

Syarwani menambahkan, sejumlah ruas jalan penghubung antar kecamatan serta jembatan yang dinilai mendesak akan masuk dalam perencanaan 2026. “Kita petakan titik-titik prioritas yang benar-benar berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, dengan pemerataan
infrastruktur tersebut, kesenjangan antarwilayah di Kabupaten Bulungan dapat ditekan secara bertahap. “Tujuan akhirnya adalah pemerataan pembangunan, sehingga tidak ada lagi wilayah yang merasa tertinggal,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim