TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama dengan tim dari instansi terkait lainnya terus melakukan berbagai persiapan menjelang mudik lebaran pada Hari Raya Idulfitri tahun 2026.
Salah satunya melakukan ramp check terhadap angkutan umum, mulai dari speedboat reguler, kapal barang, kapal fery, hingga bus damri. Ramp check ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan dari armada angkutan lebaran di wilayah Kaltara.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid mengatakan, ramp check ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan jelang lebaran. Selain itu, pihaknya nanti juga akan membuka posko di sejumlah titik pada H-7 hingga H+7 Idul Fitri 2026.
“Kalau kami dari Dinas Perhubungan, posko yang akan dibangun itu di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan,” ujar Idham kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Selain itu, lanjut Idham, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Dishub kabupaten/kota yang ada di Kaltara supaya bisa mengontrol dan memantau pelabuhan kecil yang membuka layanan angkutan lebaran antar kecamatan di daerahnya masing-masing.
"Ramp check ini setidaknya memang dua kali dilakukan. Pertama itu administrasinya, seperti perlengkapan perizinan, termasuk kelengkapan alat keselamatan untuk armada," tuturnya.
Dalam hal ini, yang belum lengkap masih diberikan waktu untuk melengkapi. Sebelum dilengkapi, maka pihaknya tidak akan memasangkan stiker khusus angkutan lebaran pada armada yang bersangkutan.
"Yang jelas, sebelum ada stiker itu, mereka tidak boleh melakukan layanan angkutan lebaran. Jadi cek aja, pastikan armada yang kita naiki sudah terpasang stiker khusus," imbuhnya.
Kendati demikian, pengalaman beberapa tahun terakhir ini, semuanya lengkap. Karena semua life jacket (baju pelampung) yang kotor atau yang robek, itu ditarik dan diminta harus diganti.
"Termasuk apar yang sudah macet, itu harus mereka gantikan dengan yang baru. Intinya harus layak beroperasi baru kita pasangkan stiker khusus angkutan lebaran," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim