Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pesawat Pengangkut BBM Satu Harga Terjatuh, Pertamina Siapkan Jalur Alternatif

Fijai RT • Kamis, 19 Februari 2026 | 20:22 WIB

ANGKUT BBM: Pesawat Pelita Air jenis AT-802 yang diduga jatuh di Krayan, Kamis (19/2).
ANGKUT BBM: Pesawat Pelita Air jenis AT-802 yang diduga jatuh di Krayan, Kamis (19/2).
TANJUNG SELOR - Pesawat kargo maskapai Pelita Air yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan terjatuh di wilayah Pa’bettung, Kecamatan Krayan Timur, Nunukan, Kamis (19/2). Insiden tersebut terjadi saat pesawat menjalankan penerbangan charter untuk mendukung distribusi energi di kawasan perbatasan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, tim lapangan dan pihak berwenang guna memastikan kronologi kejadian secara akurat.
“Kami terus berkoordinasi dengan tim di lapangan dan pihak terkait untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses verifikasi,” kata Edi dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Kaltara, Kamis (19/2).

Edi menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, pesawat yang diduga mengalami insiden merupakan jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA.
“Pesawat tersebut melayani penerbangan charter kargo pengangkut bahan bakar dalam rangka mendukung distribusi BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan,” katanya.

Ia menambahkan, penerbangan itu diawaki oleh satu orang pilot tanpa awak kabin maupun penumpang. “Penerbangan tersebut diawaki oleh satu orang pilot tanpa awak kabin maupun penumpang,” jelasnya.

Menurut Edi, pada pemantauan terakhir, pesawat dilaporkan telah menyelesaikan misi distribusi BBM ke Long Bawan dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Bandara Juwata Tarakan.
“Pesawat dilaporkan telah menyelesaikan misi distribusi BBM ke Long Bawan dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Bandara Juwata Tarakan,” ucapnya.

Meski insiden diduga terjadi, Pertamina memastikan stok dan penyaluran BBM di wilayah Krayan dan sekitarnya tetap aman. “Kami terus memastikan stok BBM di wilayah Krayan dan sekitarnya dalam kondisi aman,” tegasnya.

Untuk menjaga kestabilan pasokan energi masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan skema distribusi alternatif sebagai langkah mitigasi. “Untuk menjaga kestabilan pasokan, kami menyiapkan skema distribusi alternatif agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan,” ungkapnya.

Edi menegaskan, Pertamina menghormati proses investigasi yang saat ini tengah dilakukan otoritas berwenang dan akan terus memantau perkembangan situasi. “Kami menghormati proses investigasi dan akan terus memantau perkembangan serta memastikan distribusi BBM berjalan optimal,”jelasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim