Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Kaltara Tegaskan Tribrata, Catur Prasetya dan Integritas

Fijai RT • Kamis, 19 Februari 2026 | 03:35 WIB

BERIKAN ARAHAN: Kapolda Kaltara memberikan arahan kepada personel dalam upacara hari kesadaran nasional.
BERIKAN ARAHAN: Kapolda Kaltara memberikan arahan kepada personel dalam upacara hari kesadaran nasional.
TANJUNG SELOR - Polda Kaltara galar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di lapangan apel Mapolda Kaltara, Rabu (18/2). Upacara ini menjadi momentum refleksi Korps Bhayangkara dalam menjunjung tinggi disiplin dan etika profesi Polri.

Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menekankan, HKN bukan sekadar seremonial, tetapi waktu introspeksi bagi seluruh personel untuk meneguhkan kembali prinsip Tribrata dan Catur Prasetya.
“Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum refleksi dan penegasan komitmen bagi seluruh insan Bhayangkara dalam menjunjung tinggi disiplin serta etika profesi Polri sebagai pondasi utama pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Djati dalam sambutanya.

Menurut Djati, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menekankan pelayanan humanis dan profesional kepada masyarakat. “Polri dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga berintegritas dalam sikap dan perilaku, baik di dalam maupun di luar kedinasan,” tegasnya.

Dalam upacara ini, Djati menekankan pentingnya soliditas dan kesiapan adaptif seluruh personel menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi dan tuntutan publik yang meningkat.
“Melalui upacara ini, kita diingatkan bahwa tugas utama bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan profesional,” tambahnya.

Djati menegaskan bahwa disiplin, integritas dan kedekatan dengan masyarakat menjadi tolok ukur keberhasilan Polri di era modern.
“Disiplin dan soliditas adalah kunci, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menegakkan integritas sambil melayani masyarakat dengan baik. Inilah fondasi pengabdian sejati seorang Bhayangkara,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim