Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kemenag Bulungan Pastikan Tidak Ada Pemantauan Hilal, Awal Ramadan 1447 H Terpusat di Satrad 225 Tarakan

Fijai RT • Selasa, 17 Februari 2026 | 20:09 WIB

PENGAMATAN: Petugas saat melakukan pemantauan hilal di Gunung KNPI pada 2025.
PENGAMATAN: Petugas saat melakukan pemantauan hilal di Gunung KNPI pada 2025.
TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) Bulungan memastikan tidak melaksanakan pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 H. Kepastian itu disampaikan Kepala Kemenag Bulungan, H. Muhammad Ramli.

Kepada Radar Kaltara, Ramli mengatakan, pengamatan di wilayah Kaltara dipusatkan di Satuan Radar Angkatan Udara (Satrad) 225 Tarakan.
“Di Bulungan memang tidak ada pemantauan hilal secara langsung. Semua pengamatan untuk wilayah Kaltara dilakukan di Satrad 225 Tarakan," kata Ramli kepada Radar Kaltara, Selasa (17/2).

Secara nasional, Kemenag telah menentukan 96 titik rukyatul hilal di berbagai provinsi sebagai lokasi resmi pengamatan awal puasa 2026. Ia menegaskan, meski Bulungan tidak mengadakan pengamatan langsung, masyarakat tetap dapat mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah maupu pusat.
“Pemantauan hilal menjadi bagian penting dari tradisi dan ketentuan penentuan awal bulan Islam, dengan mempertimbangkan posisi hilal, kondisi astronomi dan faktor cuaca," ungkapnya.

Kemenag menegaskan seluruh proses dilakukan secara ilmiah dan terkoordinasi secara nasional agar penetapan awal puasa 1447 H transparan, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Masyarakat tidak perlu khawatir terkait awal puasa. Semua telah diatur secara nasional, sehingga ibadah Ramadan dapat berjalan lancar, tertib, dan serentak di seluruh wilayah Indonesia," pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim