Rakor Forkopimda Kabupaten Bulungan membahas langkah strategis menghadapi Ancaman, Tantangan, Gangguan, dan Hambatan (ATGH) di wilayah Bulungan.
Dijelaskan, rakor sengaja digelar di Jakarta guna memanfaatkan kehadiran seluruh pimpinan daerah yang sedang berada di satu lokasi yang sama, sehingga tidak perlu mengalokasikan waktu dan biaya perjalanan dinas tambahan di kemudian hari.
"Mengingat seluruh pimpinan Forkopimda sudah berada di Jakarta setelah agenda Rakornas di Bogor kemarin, kami langsung bergerak cepat melakukan sinkronisasi di sini. Ini jauh lebih efektif daripada harus mengatur ulang jadwal di daerah," ujar Bupati.
Dilanjutkan, fokus rakor mencakup penguatan keamanan di wilayah perbatasan, mitigasi konflik sosial, hingga pengamanan objek vital nasional yang ada di Bumi Tenguyun. Tujuannya untuk memastikan roda pembangunan berjalan tanpa hambatan.
Melalui pertemuan ini, Forkopimda Bulungan menyepakati sejumlah poin kolaborasi, termasuk peningkatan pengawasan dini dan sinergi intelijen daerah untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan secara lebih cepat dan akurat.
"Sinergi pemerintah daerah dengan Forkopimda Bulungan berjalan sangat baik. Kita menyepakati untuk melakukan pemetaan bersama terkait ATGH di Bulungan," ungkap Syarwani.
Lanjutnya lagi, komunikasi dan koordinasi yang erat sejauh ini, senantiasa memastikan persoalan-persoalan yang terjadi di daerah, dapat tertangani dengan cepat dan tepat. Bupati turut mengapresiasi soliditas Forkompimda yang selalu berada di depan kepentingan masyarakat luas. (dra/lim)
Editor : Azward Halim