Kepala Dinkes Bulungan, H. Imam Sujono mengatakan, rumah singgah tersebut diprioritaskan bagi keluarga pasien yang berasal dari luar wilayah Tanjung Selor.
“Rumah dinas di RSD Soemarno akan kami rehab dan difungsikan sebagai rumah singgah bagi keluarga pasien, khususnya dari luar Tanjung Selor,” kata Imam kepada Radar Kaltara, Jumat (6/2).
Ia menjelaskan, rehabilitasi bangunan itu direncanakan dilaksanakan tahun ini sebagai bagian dari penguatan layanan pendukung di RSD. “Tahun ini akan direhab,” ungkapnya.
Imam menyebut, bangunan rumdis tersebut merupakan tipe 70 yang akan diperluas agar mampu menampung lebih banyak keluarga pasien.
“Bangunan tipe 70 itu rencananya akan kami perlebar menjadi tipe 150, supaya kapasitasnya lebih banyak,” katanya.
Menurutnya, kondisi saat ini masih sangat terbatas karena hanya tersedia beberapa kamar.
“Sekarang ini yang tersedia hanya ada beberapa kamar,” ucapnya.
Dengan adanya rehabilitasi dan perluasan, Dinkes Bulungan berharap fasilitas rumah singgah dapat membantu keluarga pasien, terutama yang harus menunggu perawatan dalam waktu lama.
“Rumah singgah ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga pasien yang datang dari jauh,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim