Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ultimatum Tiga Bulan, Gubernur Kaltara Tegaskan Ganti Jika Kinerja Buruk

Iwan RT • Sabtu, 7 Februari 2026 | 06:19 WIB

ATENSI: Gubernur Kaltara, H. Zainal Arifin Paliwang memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik.
ATENSI: Gubernur Kaltara, H. Zainal Arifin Paliwang memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik.
TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Zainal A Paliwang melantik 99 pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemprov Kaltara pada Jumat (6/2). 

 

Usai melakukan proses pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan, Gubernur Zainal memberikan arahan kepada para pejabat eselon III dan IV tersebut agar dapat bekerja dengan baik dan benar. 

 

Dalam arahannya, Gubernur Zainal juga memberikan ultimatum selama tiga bulan kepada pejabat yang baru dilantik ini untuk menunjukkan kinerja yang baik. 

 

"Kita akan evaluasi. Kan di sini ada kontrak kinerja, dan melalui kepala OPD-nya saya minta dievakuasi. Kalau dalam tiga bulan tidak bisa memperlihatkan kinerja yang baik, harus kita ganti," tegas Gubernur Zainal. 

 

Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltara ini juga memberikan instruksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara agar jangan terlalu banyak di ruangan. 

 

"Kita ini pelayan publik, jadi karus harus turun ke lapangan untuk melihat dan mengetahui apa yang dibutuhakn dan diinginkan masyarakat," katanya. 

 

Hal ini dinilai penting agar apa yang dikerjakan betul-betul merupakan yang diharapkan oleh masyarakat. 

 

Ia mengaku percaya bahwa pejabat yang baru dilantik ini merupakan individu yang baik dan memiliki kompeten di bidangnya. 

 

"Tunjukkan dedikasi yang baik. Saya minta jangan hanya kerja dalam ruangan, tapi harus turun ke lapangan melihat apa yang masyarakat butuhkan," serunya. 

 

Hal yang tak kalah pentingnya, para pejabat di lingkungan Pemprov Kaltara ini diminta untuk bisa menarik anggaran dari Kementerian. 

 

"Termasuk kita juga harus berinovasi untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah)," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim