Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani dalam Malam Anugerah Mitra Kerja Sama Pusat Kajian LKFT.
Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan, apresiasi atas dukungan akademik dari UGM yang selama ini dinilai konsisten membantu Pemkab Bulungan dalam menyusun kebijakan pembangunan berbasis kajian teknis.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan akademik UGM yang selama ini berperan penting dalam memberikan kajian teknis sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan, khususnya di kawasan 3T Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Kamis (5/2).
Syarwani menegaskan, kerja sama antar Pemda Bulungan dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci untuk menjawab tantangan pembangunan, terutama di daerah yang memiliki kondisi geografis sulit.
“Kolaborasi Pemkab Bulungan dan UGM dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi tantangan geografis dan mempercepat pembangunan,” katanya.
Ia menyebut, sinergi tersebut juga berdampak pada percepatan pembangunan di kawasan transmigrasi yang selama ini membutuhkan dukungan perencanaan dan kajian teknis yang kuat.
“Kolaborasi ini juga mempercepat pembangunan, termasuk di kawasan transmigrasi,” tegasnya.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan FT UGM menjadi bukti bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi mampu menghasilkan langkah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi mampu mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/lim)