Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemkab Bulungan Terima Penghargaan Nasional dari FT UGM, Dinilai Mitra Strategis Penguatan 3T

Fijai RT • Jumat, 6 Februari 2026 | 00:15 WIB

BERPRESTASI: Bupati Bulungan, Syarwani menerima penghargaan dari FT UGM.
BERPRESTASI: Bupati Bulungan, Syarwani menerima penghargaan dari FT UGM.
TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menganugerahkan penghargaan Mitra Strategis Penguatan 3T kepada Pemkab Bulungan atas komitmen nyata mendorong pembangunan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani dalam Malam Anugerah Mitra Kerja Sama Pusat Kajian LKFT.

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan, apresiasi atas dukungan akademik dari UGM yang selama ini dinilai konsisten membantu Pemkab Bulungan dalam menyusun kebijakan pembangunan berbasis kajian teknis.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan akademik UGM yang selama ini berperan penting dalam memberikan kajian teknis sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan, khususnya di kawasan 3T Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Kamis (5/2).

Syarwani menegaskan, kerja sama antar Pemda Bulungan dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci untuk menjawab tantangan pembangunan, terutama di daerah yang memiliki kondisi geografis sulit.
“Kolaborasi Pemkab Bulungan dan UGM dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi tantangan geografis dan mempercepat pembangunan,” katanya.

Ia menyebut, sinergi tersebut juga berdampak pada percepatan pembangunan di kawasan transmigrasi yang selama ini membutuhkan dukungan perencanaan dan kajian teknis yang kuat.
“Kolaborasi ini juga mempercepat pembangunan, termasuk di kawasan transmigrasi,” tegasnya.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan FT UGM menjadi bukti bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi mampu menghasilkan langkah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi mampu mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim