Kepala Kemenag Bulungan H. Muhammad Ramli M menyampaikan bahwa manasik haji tingkat kabupaten tersebut dijadwalkan berlangsung selama 9 hari, mulai 4-12 Februari.
“Manasik ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus bersinergi dan memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya calon jemaah haji, agar dapat menunaikan ibadah haji dengan baik dan lancar,” kata Ramli kepada Radar Kaltara, Kamis (5/2).
Ia menjelaskan, jumlah peserta manasik tahun ini mencapai 90 orang dengan komposisi beragam.
“Peserta terdiri dari 61 jemaah asal Kabupaten Bulungan, 2 orang Petugas Haji Daerah, serta 27 jemaah dari luar Kabupaten Bulungan hingga luar Provinsi Kalimantan Utara,” katanya.
Ramli menegaskan, selama kegiatan berlangsung para jemaah akan mendapatkan pembekalan menyeluruh, termasuk tata cara pelaksanaan ibadah haji.
“Materi manasik mencakup tata cara ibadah haji, penguatan kesiapan mental dan spiritual, serta pemahaman regulasi penyelenggaraan ibadah haji yang berlaku,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ramli juga berharap seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian manasik dengan serius karena menjadi bekal penting sebelum berangkat.
“Saya berharap para jemaah mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh agar ibadah haji dapat dilaksanakan secara tertib, mandiri, dan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Setkab Bulungan H. Jamal mengatakan, kehadiran lintas instansi dalam pembukaan manasik ini menjadi bentuk dukungan bersama untuk pelayanan yang lebih optimal kepada jemaah. Ia menegaskan, penyelenggaraan manasik haji tahun ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas instansi.
“Melalui sinergi yang baik, kami ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan dan pendampingan yang maksimal,” pungkasnya. (jai/lim)