Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Potensi PAD, Sekprov Kaltara Soroti Pemanfaatan Gedung Convention Hall di Tarakan

Iwan RT • Sabtu, 31 Januari 2026 | 02:30 WIB

ASET: Banhub Kaltara di Tarakan yang dinilai memiliki potensi PAD.
ASET: Banhub Kaltara di Tarakan yang dinilai memiliki potensi PAD.
TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan berbagai upaya untuk menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD), baik itu dari sumber daya alam maupun aset yang dimiliki.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat fiskal daerah di tengah efisiensi yang saat ini tengah dipakukan oleh pemerintah pusat secara nasional.

Adapun potensi PAD yang dapat digali Pemprov Kaltara saat ini terdapat di Badan Penghubung (Banhub) Kaltara di Kota Tarakan.

Salah satu yang menjadi sorotan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto itu adalah pemanfaatan Gedung Convention Hall yang dikelola Banhub Kaltara.

"Gedung Convention Hall yang dikelola Banhub Kaltara ini berpotensi menjadi sumber PAD jika dimaksimalkan," ujar Sekprov Denny saat dikonfirmasi, Jumat (30/1).

Sekprov Denny mengatakan, potensi PAD dari fasilitas Convention Hall ini dilihat olehnya saat dirinya melakukan safari perangkat daerah di Banhub Kaltara pada Kamis (29/1).

Ia pun menyempatkan melakukan dialog dengan pegawai terkait pelayanan, kepegawaian dan kondisi sarana prasarana di Banhub Kaltara.

Dalam dialog itu, ia memberikan motivasi agar seluruh pegawai dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab sesuai tugasnya masing-masing.

Sejauh ini kinerja dari Banhub Kaltara sudah berjalan baik. Akan tetapi tetap perlu terus ditingkatkan.

"Fasilitas ini (convention hall) harus dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan agar benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Jadi kita harus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, lembaga, instansi, hingga akademisi," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim