Petugas Lapangan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (PMK) Bulungan, Eko Budi, mengatakan laporan kebakaran diterima usai Salat Magrib. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan setelah Magrib, kami langsung menurunkan armada ke lokasi,” ujar Eko di sela-sela pemadaman.
Ia menjelaskan, total empat armada pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api yang dengan cepat menjalar ke bangunan lain.
“Armada yang turun itu dari provinsi ada dua unit di posisi Tanjung Selor, kemudian dari BPBD ada dua unit. Jadi total ada empat armada yang kita turunkan,” jelasnya.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat banyaknya warga yang berusaha membantu di sekitar lokasi kebakaran.
“Kalau sudah kejadian seperti ini, masyarakat pasti ingin ikut membantu. Tapi kondisi itu justru membuat ruang gerak petugas di titik pemadaman menjadi terbatas,” ungkapnya.
Hingga api berhasil dikendalikan, petugas mencatat sekitar 11 hingga belasan kios terdampak kebakaran.
“Kurang lebih ada 11 sampai belasan bangunan kios yang terbakar,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, Eko menegaskan pihak pemadam belum dapat memastikan sumber api.
“Kalau soal penyebab kebakaran, itu nanti menjadi kewenangan pihak kepolisian. Kami di lapangan fokus memadamkan api,” tegasnya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat kios-kios yang terbakar merupakan tempat usaha warga.
“Untuk data detail dan perkembangan lanjutan, nanti bisa dikonfirmasi ke kantor, atasan kami yang akan menyampaikan secara lengkap,” pungkasnya. (jai/lim)