Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kejar Target PBB-P2, Bapenda Bulungan Sinkronkan Data dengan BPN

Taslee • Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35 WIB

KOORDINASI : Kepala Bapenda Bulungan (tengah) saat berkoordinasi dengan BPN Bulungan.
KOORDINASI : Kepala Bapenda Bulungan (tengah) saat berkoordinasi dengan BPN Bulungan.
TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan bergerak cepat menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulungan memperkuat sinergi lintas sektor dengan BPN Bulungan guna mengoptimalkan pencapaian target pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi yang dipimpin Kepala Bapenda Bulungan M. Zulkifli Salim bersama seluruh kepala bidang, yang diterima langsung Kepala BPN Bulungan beserta jajaran.
“Pertemuan ini berlangsung hangat dan terbuka. Kita sepakat harus ada langkah-langkah konkret kerja sama kedua belah pihak, khususnya untuk optimalisasi PBB-P2,” kata Zulkifli kepada Radar Kaltara, Rabu (28/1).

Ia menegaskan, hasil pertemuan tersebut memberikan arah yang jelas bahwa BPN Bulungan siap menjalin kerja sama strategis dengan Bapenda. “Hasil audiensi ini menunjukkan BPN siap bekerja sama dengan Bapenda Bulungan, dan tentu ini kami sambut dengan sangat baik,” ungkapnya.

Menurutnya, tindak lanjut kerja sama akan segera dilakukan melalui penyusunan langkah teknis yang terukur dan aplikatif. “Kami akan segera menyusun langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan agar kerja sama ini benar-benar terealisasi dan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD,” jelasnya.

Zulkifli mengapresiasi sikap terbuka jajaran BPN Bulungan dalam mendukung upaya optimalisasi pajak daerah. “Kepala Kantor BPN/ATR beserta seluruh staf sangat kooperatif dan welcome. Insyaallah, kerja sama ini segera terwujud karena semua pihak sudah open minded untuk peningkatan PAD Bulungan, khususnya dari sektor PBB-P2,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, substansi paling krusial dalam dialog tersebut adalah sinkronisasi basis data pertanahan dan perpajakan. “Inti pembahasan kita adalah mengawinkan dua data dasar tanah, yakni nomor induk bidang tanah (NIB) milik BPN dengan nomor objek pajak (NOP) milik Bapenda,” ungkapnya.

Melalui kompilasi dua basis data tersebut, lanjut Zulkifli, akan dihasilkan data baru yang lebih mutakhir dan memiliki tingkat validasi tinggi. “Data yang akurat dan terintegrasi ini sangat penting untuk memastikan pemungutan PBB-P2 berjalan optimal, adil, dan tepat sasaran,” katanya.

Dengan penguatan kolaborasi ini, Bapenda Bulungan yakin dapat meningkatan PAD yang berkelanjutan sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah. “Harapannya, PAD yang meningkat dapat menjadi motor pembiayaan pembangunan daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Bulungan,” pungkasnya. (dra/lim)

Editor : Azward Halim