Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H. Risdianto didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, H. Imam Sujono dan diserahkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Iskandar.
Kepala Dinkes Bulungan, H. Imam Sujono, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemda Bulungan dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan daerah.
“UHC Award tingkat Madya ini merupakan pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan,” kata Imam kepada Radar Kaltara, Selasa (27/1).
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari tingginya cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) di Bulungan. “Sekarang ini cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Bulungan sudah di atas 95 persen, sehingga memenuhi standar universal health coverage yang ditetapkan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Selain cakupan kepesertaan, lanjut Imam, konsistensi Pemda Bulungam dalam pembiayaan juga menjadi indikator penting penilaian. “Secara rutin Pemda Bulungan mengalokasikan anggaran untuk menjamin kepesertaan masyarakat, khususnya bagi peserta penerima bantuan iuran (PBI) daerah,” jelasnya.
Menurutnya, akses layanan kesehatan di Bulungan juga dinilai merata. Masyarakat Bulungan memiliki akses ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama maupun rujukan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Imam menambahkan, sinergi lintas sektor turut menjadi faktor penentu.
“Kerja sama antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan berjalan dengan baik, sehingga program jaminan kesehatan dapat dilaksanakan secara optimal,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sebagian kecil warga yang belum terdaftar atau tidak aktif sebagai peserta JKN. “Masih ada, tetapi jumlahnya tidak banyak. Umumnya karena adanya kelahiran baru yang belum terlaporkan atau kurangnya pemahaman masyarakat terkait prosedur kepesertaan BPJS Kesehatan,” terangnya.
Ke depan, Pemda Bulungan berkomitmen menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan sebagai bagian dari pembangunan kesehatan jangka panjang. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh jaminan kesehatan,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim