Dalam kegiatan ini, Ketua PT Kaltara, Dr. Marsudin Nainggolan membeberkan berbagai capaian, salah satunya yang berkaitan dengan rencana strategis (renstra) yang terdiri dari dua sasaran.
Pertama, terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel. Serta yang kedua meningkatnya tingkat keyakinan dan kepercayaan publik kepada PT Kaltara.
Berdasarkan data yang dihimpun, capaian atau realisasi dari renstra 2025 PT Kaltara tersebut berada di atas target.
"Untuk sasaran strategis terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel, itu terdiri dari lima indikator kinerja. Secara keseluruhan rata-rata capaian kerjanya 100,2 persen," ujar Marsudin kepada Radar Tarakan usai rapat pleno tersebut.
Dirincikannya, lima indikator kinerja itu terdiri dari persentase penyelesaian perkara secara tepat waktu, persentase pengiriman salinan putusan tepat waktu oleh pengadilan tingkat banding ke pengadilan pengaju, serta persentase putusan pengadilan yang diunggah pada direktori putusan tercapai 100 persen dari target 100 persen.
Sedangkan persentase perkara perdata pada tingkat banding yang menggunakan e-Berpadu tercapau 100 persen dari target 80 persen. Kemudian persentase perkara pidana pada tingkat banding yang menggunakan e-Berpadu tercapai 101 persen dari target 70 persen atau dengan realisasi 70,65 persen.
Adapun untuk sasaran strategis meningkatnya tingkat keyakinan dan kepercayaan publik dengan indikator kinerja indeks kepuasan penggunaan layanan pengadilan berdasarkan standar layanan yang ditetapkan tercapai 103 persen dari target 95 persen. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim