Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tokoh Agama Diminta Jadi Pilar Toleransi, Kemenag Kaltara Tekankan Moderasi

Fijai RT • Rabu, 21 Januari 2026 | 01:38 WIB
JAGA TOLERANSI: Para tokoh lintas agama saat mengikuti silaturahmi dengan Kanwil Kemenag Kaltara.
JAGA TOLERANSI: Para tokoh lintas agama saat mengikuti silaturahmi dengan Kanwil Kemenag Kaltara.

TANJUNG SELOR - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kaltara terus memperkuat kerukunan lintas umat beragama sebagai fondasi utama menjaga persatuan dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah di wilayah perbatasan.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, H. Muhammad Saleh menegaskan, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial strategis yang harus dirawat secara berkelanjutan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah,” kata Saleh kepada Radar Kaltara, Selasa (20/1).

Ia menilai, keberagaman yang dimiliki masyarakat Kaltara, harus terus diimbangi dengan ruang dialog yang terbuka agar semangat persaudaraan tetap terpelihara.
“Di tengah keberagaman masyarakat, ruang dialog harus terus dijaga agar semangat persaudaraan tetap terpelihara dan harmoni sosial dapat terus dirawat,” ungkapnya.

Menurutnya, sikap saling menghormati dan saling memahami antar umat beragama menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
“Kerukunan umat beragama adalah modal sosial yang sangat berharga. Kita harus terus memperkuat sikap saling menghormati, saling memahami, dan menjaga ruang-ruang dialog,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saleh menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama di atas peran strategis mereka dalam membimbing umat dan menjaga kehidupan beragama yang damai.
“Para tokoh agama memiliki peran sentral sebagai penjaga nilai-nilai moral, penyejuk umat, dan pilar utama dalam merawat toleransi,” ungkapnya.

Ia menilai kontribusi tokoh agama sangat penting dalam mencegah potensi konflik serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang beragam latar belakang.
Lebih lanjut, Saleh menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai cara pandang dan sikap bersama dalam kehidupan beragama.
“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan, tetapi meneguhkan sikap adil, seimbang, dan menghormati perbedaan,” jelasnya.

Menurutnya, moderasi beragama menjadi kunci agar keberagaman dapat menjadi kekuatan, bukan justru sumber perpecahan.
“Inilah kunci agar keberagaman menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” tambahnya.

Melalui kegiatan silaturahmi lintas agama tersebut, Saleh berharap semangat toleransi, kebersamaan, dan saling percaya yang telah terbangun di Kabupaten Malinau dapat terus terjaga.
“Kami berharap Malinau tetap menjadi teladan dalam merawat kerukunan umat beragama,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim