Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Bulungan, Mastan Riduan, mengatakan target investasi Bulungan setiap tahun selalu mengalami peningkatan.
“Target investasi kita setiap tahunnya selalu naik. Pada 2025 targetnya Rp 13,5 triliun dan sudah terlampaui,” kata Mastan kepada Radar Kaltara, Kamis (15/1).
Menurutnya, capaian tersebut menjadi dasar optimisme Pemda Bulungan dalam menetapkan target 2026.
“Sesuai Renstra, target investasi Kabupaten Bulungan pada 2026 sebesar Rp14,1 triliun,” ungkapnya.
Mastan menyebut, kontribusi investasi terbesar saat ini masih didominasi sektor industri.
“Penyumbang terbesar investasi berasal dari sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya,” ungkapnya.
Selain sektor industri, sektor lain juga ikut menopang capaian investasi daerah.
“Ada juga kontribusi dari sektor jasa lainnya, perkebunan serta peternakan,” katanya.
Meski target terus meningkat, Mastan mengakui terdapat sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam mendorong investasi di Bulungan.
“Kendala paling mendasar dalam pencapaian investasi adalah keterbatasan infrastruktur penunjang investasi,” ujarnya.
Selain infrastruktur, kualitas sumber daya manusia lokal juga menjadi tantangan utama.
“Keterbatasan SDM lokal yang terampil juga menjadi hambatan dan ini merupakan persoalan mendasar yang harus kita benahi,” tegasnya.
Meski begitu, Pemda Bulungan akan terus berupaya memperbaiki iklim investasi melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.
“Upaya perbaikan terus dilakukan agar target investasi dapat tercapai sekaligus memberi dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Bulungan,” pungkasnya. (jai/lim)