Monitoring dilaksanakan di sejumlah satuan pendidikan, yakni MIN, MTsN dan MAN Bulungan, dengan fokus pada penghijauan madrasah, kebersihan lingkungan serta pengelolaan kawasan pendidikan yang tertib dan ramah lingkungan.
Dalam kunjungannya, Ramli meninjau langsung kondisi lingkungan madrasah, fasilitas pendukung kebersihan serta keterlibatan warga madrasah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Madrasah harus menjadi teladan dalam menjaga lingkungan. Penghijauan, kebersihan hingga tata kelola madrasah bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter peserta didik,” kata Ramli kepada Radar Kaltara, Rabu (14/1).
Ia menegaskan, penerapan nilai ekoteologi di madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran peserta didik sejak dini.
“Madrasah memiliki tanggung jawab besar menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan nilai keagamaan,” katanya.
Selain ekoteologi, monitoring juga mencakup pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di madrasah tersebut. Ramli memastikan program tersebut berjalan sesuai pedoman dengan menerapkan prinsip manajemen yang sehat dan higienis.
“Kunjungan ini bertujuan memastikan Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar, baik dari sisi kebersihan, kesehatan maupun pengelolaannya,” tegasnya.
Menurutnya, MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
“Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi, mendukung kesehatan, konsentrasi belajar serta tumbuh kembang siswa, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penerapan ekoteologi dan pelaksanaan MBG saling mendukung dalam menciptakan madrasah yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
“Dengan ekoteologi, kita menanamkan nilai keberlanjutan dan kepedulian lingkungan dalam setiap aktivitas madrasah, sementara MBG mendukung kesehatan peserta didik,” jelasnya.
Ramli berharap seluruh madrasah di Bulungan terus meningkatkan komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, hijau, dan sehat.
“Melalui monitoring ini, kami berharap madrasah dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang peduli lingkungan,” pungkasnya. (jai/lim)