Informasi terakhir yang diterima Radar Tarakan, Sekolah Garuda di Kaltara ini akan segera dibangun menyusul proses lelangnya yang sudah memasuki tahap akhir. Berdasarkan jadwal, pemenang lelangnya akan ditetapkan pada pertengahan bulan ini.
“Penetapan pemenangnya pada 16 Januari 2026. Ini masih terus berproses, karena lelangnya itu baru dimulai di akhir Desember 2025 lalu,” ujar Helmi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, Selasa (13/1).
Helmi menyampaikan bahwa dukungan terhadap pembangunan Sekolah Garuda di provinsi ke-34 Indonesia ini sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sejak awal program ini dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Support awal yang kita lakukan itu terkait dengan pembebasan lahan seluas 20 hektare sebagaimana yang dibutuhkan untuk pembangunan Sekolah Garuda itu,” kata Helmi.
Ada beberapa item lainnya yang juga akan dikerjakan oleh Pemprov Kaltara sebagai dukungan terhadap program nasional ini, di antaranya pengerjaan jalan masuk sekitar 300 meter dari jalan nasional sampai ke gerbang bangunannya.
“Termasuk juga air bersih. Kalau untuk listrik, sementara ini sudah kita koordinasikan dengan PLN. Nanti dari penyedia yang akan membicarakan lebih lanjut dengan pihak PLN,” sebutnya.
Akan tetapi, secara teknis di lapangan PLN akan memasangkan tiang masuk ke lokasi Sekolah Garuda itu dari instalasi induk di bibir jalan utama yang merupakan jalan nasional.
Adapun anggaran pembangunan Sekolah Garuda itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan besaran sekitar Rp 297 miliar.
“Itu untuk pembangunan tiga masa bangunan, yaitu ruang kelas dengan bangunan dua lantai, ruang akademik dan rumah pengelola,” jelasnya.
Untuk diketahui, lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Kaltara itu berada di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kaltara, Tanjung Selor, tepatnya di daerah belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim