Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhajum) Kaltara, H. Muhammad Saleh, mengatakan penetapan kloter tersebut menjadi acuan utama dalam seluruh tahapan persiapan haji tahun ini.
“Sesuai jadwal dari Kementerian Haji dan Umrah, jemaah haji Kaltara masuk dalam Kloter 7 dan 8 Embarkasi Balikpapan,” kata Muhammad Saleh kepada Radar Kaltara, Selasa (13/1).
Ia menjelaskan, berdasarkan jadwal sementara, jemaah haji asal Kaltara akan mulai masuk asrama haji pada awal Mei 2026. “Jemaah haji Kaltara direncanakan masuk asrama haji pada awal Mei,” ungkapnya.
Untuk kuota, lanjut Saleh, hingga saat ini Kaltara memperoleh 489 jemaah dan belum ada penambahan kuota dari pusat.
“Kuota haji Kaltara tahun ini sebanyak 489 jemaah dan sampai sekarang belum ada informasi penambahan kuota,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan adanya perbedaan teknis penyelenggaraan haji dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya dalam sistem pengelompokan jemaah.
“Secara teknis memang ada perbedaan dengan tahun lalu. Tahun ini sudah berlaku sistem protek provinsi, bukan lagi berdasarkan kabupaten/kota seperti sebelumnya,” ungkapnya.
Terkait proses administrasi, Muhammad Saleh menegaskan bahwa tahapan pemindaian paspor dan proses pemvisaan baru akan dimulai dalam waktu dekat.
“Proses scan paspor dan pemvisaan baru akan dimulai, dengan batas waktu sampai 9 Februari 2026,” tegasnya.
Ia mengimbau seluruh calon jemaah haji Kaltara untuk segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan agar proses keberangkatan dapat berjalan lancar.
“Kami mengimbau jemaah agar mempersiapkan dokumen sejak dini supaya seluruh tahapan bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (jai/lim)