Salah satunya dengan meminta kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Kaltara untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, termasuk perusahaan di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, Asnawi saat dikonfirmasi, Selasa (13/1). Ia memastikan bahwa semua tenaga kerja lokal di Kaltara akan mendapat perhatian yang sama untuk mendapatkan pekerjaan, khususnya di PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).
Ada banyak cara yang dilakukan Pemprov Kaltara untuk menyerap tenaga kerja lokal, salah satunya dengan menggelar Job Fair tahun 2025 lalu. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodir para pekerja agar dapat bekerja di perusahaan.
“Kita memprioritaskan pekerja lokal, buktinya kemarin kita mengadakan kegiatan Job Fair. Dari PT. KIPI dan rekanannya ikut serta di situ dengan memprioritaskan tenaga kerja lokal,” ujar Asnawi.
Dari kegiatan Job Fair tersebut, lanjut Asnawi, PT. KIPI secara resmi membuka lowongan kerja untuk tenaga kerja lokal di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Berkaitan dengan akan segera beroperasinya Smelter Aluminium di kawasan PT. KIPI, maka secara otomatis produksi akan semakin meningkat dan membutuhkan banyak tenaga kerja lokal.
“Dengan produksi meningkat, maka kita akan menyiapkan tenaga kerja kita. Saya mengimbau kepada seluruh perusahaan di Kaltara, termasuk PT. KIPI untuk tetap memprioritaskan perekrutan pekerja lokal Kaltara,” tegasnya.
Kendati demikian, ia mengaku perekrutan tenaga kerja lokal tetap dilakukan berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Untuk itu, perusahaan-perusahaan yang ada di Kaltara dapat bersikap profesional dalam menerima karyawan dan selalu memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Sampai saat ini kita meminta kepada perusahaan-perusahaan yang akan merekrut tenaga kerja tetap melapor ke kita, baik ke provinsi maupun kabupaten/kota bahwa mereka ada melakukan rekrutmen,” pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim