Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, penguatan suplai langsung dilakukan begitu Pertamina menerima informasi adanya penyesuaian distribusi.
“Kami menerima informasi adanya penyesuaian distribusi akibat proses docking wajib tahunan dua kapal suplai, Pertamina langsung menyiapkan skema distribusi alternatif agar pasokan BBM, khususnya Biosolar untuk nelayan, tetap terjaga,” kata Edi dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Kaltara, Minggu (11/1).
Ia menegaskan, Nunukan saat ini menjadi prioritas pengiriman BBM mengingat posisinya sebagai wilayah perbatasan strategis Indonesia–Malaysia.
“Pengiriman BBM ke Kabupaten Nunukan kami jadikan prioritas untuk memastikan kebutuhan nelayan dan masyarakat perbatasan tetap terpenuhi,” ungkapnya.
Sementara itu, Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah, menyampaikan bahwa distribusi BBM ke Nunukan terus dipercepat dan dipantau secara ketat.
“Distribusi BBM ke Nunukan sekarang ini terus kami percepat dan lakukan pemantauan agar penyaluran berjalan sesuai rencana,” kata Naufal.
Ia menjelaskan, pengiriman BBM dilakukan melalui Fuel Terminal Tarakan sejak Kamis (8/1).Menurutnya, sebagian SPBU di Nunukan telah kembali menyalurkan BBM.
“SPBU di Nunukan sudah mulai menyalurkan BBM pada Jumat (9/1), kemudian disusul beberapa SPBU lain hari ini, Sabtu (10/1) dan berikutnya pada Senin (12/1),” jelasnya.
Ia menambahkan, progres pengiriman BBM terus menunjukkan perkembangan positif.“Hari ini sudah ada satu kapal lagi yang menuju Nunukan. Kapal berangkat dari dermaga pukul 18.00 WITA membawa BBM,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pertamina juga terus memantau progres pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Nunukan.
“Kami berharap SPBUN dapat segera beroperasi sehingga layanan BBM bagi nelayan semakin kuat dan merata,” ujarnya.
Pertamina turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah, DPRD, dinas terkait, serta lembaga penyalur dalam menjaga kelancaran distribusi BBM subsidi.
“Sinergi semua pihak sangat penting agar penyaluran BBM subsidi tetap sesuai ketentuan dan tepat sasaran, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi X-Star,” pungkasnya. (jai/lim)