Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, mengatakan, hal ini perlu dilakukan mengingat objek wisata di Kaltara yang bisa 'dijual' ke luar itu cukup banyak, salah satunya wisata alam.
"Objek wisata yang bisa kita jual ke luar ini cukup banyak sebenarnya, makanya saya minta dan perintahkan Kepala Dinas Pariwisata untuk segera membuat rencana kegiatan kepariwisataan," ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan saat ditemui beberapa waktu lalu.
Mantan wakil kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara ini menyebutkan, di Kaltara ini terdapat sejumlah gua alam, salah satunya di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan.
"Itu sangat berpotensi, tapi di situ tidak ada parkiran pengunjungnya. Saya sudah koordinasi untuk ketemu Pak Camat untuk menyiapkan lahan parkir, serta akses masuk juga harus bagus," kata Gubernur Zainal.
Ini penting, karena kalau 'menjual' pariwisata tapi tidak ada aksesnya itu tidak akan bisa maksimal.
Termasuk juga potensi Karang Malingkit di Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan yang baru-baru ini diselam oleh Gubernur Zainal bersama dengan sejumlah penyelam dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara.
"Itu ada saya menyelam di sana baru-baru ini. Ternyata kita punya objek laut yang cukup bagus, karena memang di beberapa lokasi bekas bom ikan, kita akan perketat pengawasan di situ," tuturnya.
Melihat kerusakan terumbu karang di lokasi tersebut, Gubernur Zainal menegaskan bahwa pihaknya akan membuat transplantasi terumbu karang di Karang Malingkit itu. "Di sana itu karang-karangnya cukup bagus, ikannya juga cantik-cantik. Sangat berpotensi sekali," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim