Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemkab Bulungan Verifikasi Ulang Penerima Starlink, Fokus Daerah Blank Spot

Fijai RT • Jumat, 9 Januari 2026 | 16:21 WIB

 

PERANGKAT INTERNET: Bupati Bulungan saat menyerahkan perangkat Starlink di Bulungan.
PERANGKAT INTERNET: Bupati Bulungan saat menyerahkan perangkat Starlink di Bulungan.
TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan memastikan keberlanjutan program layanan internet berbasis satelit Starlink di Bumi Tenguyun. Kepastian itu disampai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DKIP) Bulungan, Hj. Andriana.

Kepada Radar Kaltara, Andriana mengatakan, penyalurannya akan dilakukan secara selektif melalui proses verifikasi ulang agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program pusat.
“Bapak Bupati Bulungan sudah memberikan anggaran untuk keberlanjutan Starlink. Jumlahnya ada 10 unit,” kata Andriana kepada Radar Kaltara, Jumat (9/1).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa hingga kini data penerima masih dalam proses verifikasi. “Kami masih melakukan pendataan ulang desa mana yang akan diberikan. Ini kan ada sekolah, desa dan puskesmas yang harus diverifikasi kembali,” ungkapnya.

Untuk di wilayah Hulu Sungai Kayan dipastikan sudah terakomodasi secara menyeluruh. Menurutnya, proses verifikasi dilakukan secara cermat agar tepat sasaran, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet.
“Kami dapat informasi dari pusat bahwa ada lokasi yang sudah mendapatkan BAKTI AKSI, dan ini tentu berbeda skemanya,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, Starlink tidak akan dipasang di lokasi yang sudah memiliki layanan internet aktif dari program pusat. “Kalau sudah ada BAKTI AKSI dan sudah aktif kembali, maka Starlink tidak terlalu diperlukan,” ujarnya.

Sejumlah desa, kata dia, telah mengajukan permohonan pemasangan Starlink, termasuk Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan.
“Kemarin Desa Tanjung Buka sudah mengajukan, tetapi kami masih melihat lokasi dan kesiapan di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pemasangan Starlink tidak sepenuhnya ditanggung oleh Pemda Bulungan, sehingga diperlukan komitmen dan kolaborasi dari penerima manfaat.
“Ini tidak semua ditanggung pemerintah. Harus ada kolaborasi antara pengguna Starlink dengan pemerintah,” katanya.

Pemda Bulungan, lanjutnya, hanya akan menanggung biaya langganan pada tahap awal. “Untuk ke depan, biaya langganan akan kami tanggung beberapa bulan saja, seperti di tahun 2025 sekitar tiga bulan,” ujarnya.

Setelah masa tersebut berakhir, biaya operasional akan menjadi tanggung jawab masing-masing penerima. “Setelah itu tanggungan masing-masing. Makanya kami harus ada kesepakatan dulu dengan penerima, termasuk kesiapan membayar biaya langganan,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim