TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan upaya untuk memaksimalkan pembangunan daerah.
Utamanya pembangunan fasilitas umum yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat. Ini penting agar kehadiran negara dapat menyentuh masyarakat secara merata dan tepat sasaran.
Sebagai langkah konkret, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum menyampaikan bahwa semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara akan diminta untuk paparan rencana aksi pembangunan.
"Sudah ada 7 OPD yang sudah paparan rencana aksinya, di antaranya Dinas Perindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pendidikan," ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan, Rabu (7/1/2026).
Termasuk, lanjut Gubernur Zainal, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Pariwisata (Dispar) juga dijadwalkan untuk melakukan paparan rencana aksi pembangunannya.
"Setiap OPD saya minta untuk paparan rencana aksi dan rencana program dengan maksud jangan di tengah jalan mereka mengubah program, memecah-mecah program dan menyembunyikan program," tegas Gubernur Kaltara dua periode ini.
Ini dilakukan karena tiga poin ini yang diminta dan tentunya apa yang dikerjakan OPD akan diawasi. Dalam prosesnya, program yang dijalankan akan dievaluasi setiap tiga bulan sekali.
Dalam evaluasi tersebut, akan dipertanyakan bagaimana rencana aksi yang mereka sudah rencanakan, sudah terlaksana berapa persen, hingga serapan anggarannya sudah berapa persen.
"Jadi kita genjot terus mereka. Kita berikan petunjuk-petunjuk, kita berikan arahan, kamu lakukan ini, lakukan itu untuk mencapai itu. Intinya, kita akan kawal dan awasi terus," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim