Dukungan ini pun ditandai dengan kehadirannya pada Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan pada akhir pekan kemarin.
Pesta Budaya Meja Panjang merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Desa Pimping dalam menyambut pergantian tahun dan sekaligus wujud syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Pimping atas konsistensi dan komitmennya dalam menjaga serta menyelenggarakan tradisi Pesta Budaya Meja Panjang yang rutin digelar dari tahun ke tahun.
"Tradisi ini tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun, tapi juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui serta harapan akan masa depan yang lebih baik," ujar Gubernur Zainal.
Menurutnya, tradisi ini mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat dewasa ini. Melalui tradisi ini, masyarakat diajak untuk duduk serta antara satu dengan lainnya.
"Termasuk juga untuk berbagi rezeki, memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling menghargai dalam keberagaman," kata Gubernur Kaltara dua periode ini.
Melihat hal tersebut, Gubernur Zainal pun menyatakan dukungan penuhnya terhadap upaya masyarakat dalam melestarikan tradisi yang menjadi lambang keutuhan, persaudaraan dan kebersamaan di tahun 2026 dengan semangat gotong royong.
Ia menilai bahwa Pesta Budaya Meja Panjang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya, melalui penampilan seni tari, busana adat serta kuliner khas daerah.
Untuk itu, ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus berkomitmen dalam mendukung pelestarian adat dan budaya daerah si, Kaltara, termasuk Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping.
"Mari kita jaga harmoni, rawat keberagaman dan melangkah bersama dalam membangun Kaltara yang maju dan berbudaya, demi tercapainya visi Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim