TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) telah bekerja secara optimal dalam melakukan pembangunan pada tahun 2025, khususnya yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Langkah tersebut dilakukan dengan harapan realisasi pembangunan fisik serta serapan anggaran bisa tercapai maksimal hingga akhir tahun 2025. Menjelang akhir Desember 2025, realisasi pembangunan fisik yang dilakukan Pemprov Kaltara sudah di atas 90 persen.
Capaian ini disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
“Laporan terakhir yang saya terima, (realisasi APBD Kaltara 2025) itu sudah di 80 persen. kalau untuk fisiknya sudah di atas 90 persen,” ujar Gubernur Zainal.
Meski mengejar realisasi yang maksimal, namun mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltara tersebut tetap memberikan atensi khusus terhadap mutu atau kualitas dari pekerjaan yang dilaksanakan.
Menurutnya, realisasi yang tinggi harus tetap dibarengi dengan kualitas yang maksimal pula. Jangan sampai hanya karena ingin mengejar realisasi yang tinggi, justru kualitas dari pekerjaan yang dikesampingkan.
“Kualitas tetap nomor satu. Kita tidak menginginkan ada pekerjaan yang hanya sekedar selesai tapi belum lama sudah rusak atas terjadi masalah pada pekerjaan yang ditinggalkan,” jelasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim