Melihat dari total luasan hutan yang mencapai sekitar 80 persen luas wilayah Kaltara ini, idealnya butuh ratusan orang Polhut untuk bisa maksimal melakukan penjagaan dan pengamanan kawasan hutan yang ada.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Nur Laila kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
"Saat ini Polhut di Kaltara ada sekitar 60-an orang yang tersebar di 5 kabupaten/kota. Mereka ini bertugas untuk menjaga hampir 80 persen hutan di kawasan di Kaltara," ujar Nur Laila.
Menurutnya, jumlah ini sangat sedikit. Hal itu dapat diperhitungkan dari luasannya yang mencapai 5,6 juta hektare jika dibagikan dengan total Polhut yang hanya 60-an orang.
"Kan kalau dijadikan 60 orang, itu satu orang menjaga berapa hektare. Itu belum ideal. Kalau bicara idealnya itu kita butuh ratusan orang," katanya.
Maka dari itu ia mengatakan Kaltata masih membutuhkan adanya penambahan Polhut, karena SDM yang tersedia dengan luasan hutan itu tidak sebanding. Selama ini hanya ada tenaga teknis kehutanan yang dibiayai melalui dana bagi hasil sumber daya alam kehutanan dana reboisasi (DBH DR).
"Artinya tentunya tenaga teknis kehutanan ini akan berlangsung selama DBH-nya ada. Oleh karena itu, tentu kita harapkan ada perekrutan PNS (pegawai negeri sipil) khusus fungsional Polhut," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim