Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan, saat ini sudah tahap penyusunan rancangan akhir dokumen rencana kontigensi bencana karhutla yang dilakukan secara terpadu tersebut.
"Dalam penyusunan rencana kontingensi ini, kita berupaya untuk melakukan identifikasi potensi-potensi karhutla di Kaltara dengan melibatkan seluruh stakehoulder terkait," ujar Andi Amriampa kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Selasa (23/12).
Beberapa unsur yang dilibatkan dalam penyusunan ini, mulai dari unsur vertikal, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemprov Kaltara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga penyandang disabilitas dan media.
"Persoalan kebakaran hutan dan lahan ini merupakan hal yang terkoordiansi dan terpadu lintas sektor. Jadi semua kita minta untuk berperan dalam penyusunan rencana kontingensi ini," tuturnya.
Artinya, semua stakeholder terkait tentunya diminta untuk menyampaikan komitmen dalam rencana kontingensi bencana karhutla di provinsi ke-34 Indonesia ini.
"Semoga ini dapat berjalan dengan baik sebagai bagian dari mitigasi bencana karhutla di Kaltara," katanya.
Dengan adanya dokumen rencana kontingensi ini, diharapkan potensi bencana karhutla di Kaltara dapat disikapi dan bencana itu tidak sampai terjadi. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim