Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rp 150 Miliar untuk Jembatan di Krayan, Gubernur Zainal: Insyaallah Pak Menteri Tak Pernah Ingkar Janji

Iwan RT • Jumat, 19 Desember 2025 | 18:30 WIB
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum.

TANJUNG SELOR - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan akan mengucurkan dana Rp 150 miliar untuk penanganan jembatan di wilayah Krayan, Nunukan.

Janji ini disampaikan Menkeu setelah penyampaian kondisi wilayah oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, pada saat pertemuan gubernur se-Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi soal tindak lanjut dari janji Menkeu tersebut, Gubernur Zainal memastikan bahwa anggaran sebesar Rp 150 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap akan dikucurkan.

"Dana Rp 150 miliar itu nanti akan digunakan khusus untuk penanganan jembatan-jembatan di wilayah perbatasan, tepatnya di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan," ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Jumat (19/12/2025).

Zainal menjelaskan, secara teknis dana tersebut nantinya akan dikelola oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltara.

"Saya dapat informasi bahwa dana Rp 150 miliar dari Kemenkeu untuk perbatasan Kaltara itu akan dikelola oleh Balai Jalan. Jadi siapa pun yang mengerjakan tidak ada masalah, yang penting dana itu betul-betul untuk penanganan jembatan-jembatan di wilayah Krayan," tegas Gubernur Zainal.

Mantan Wakapolda Kaltara ini juga optimistis bahwa proses pencairan anggaran tersebut akan berjalan sesuai rencana. Ia pun menegaskan bahwa dirinya percayaan pada komitmen pemerintah pusat, khususnya Menkeu.

"Untuk pengucurannya, insya Allah Pak Menteri tak pernah ingkar janji," tegasnya.

Dengan adanya dukungan anggaran tersebut, diharapkan kondisi infrastruktur jembatan di wilayah perbatasan RI-Malaysia ini dapat segera tertangani.

Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan provinsi ke-34 Indonesia ini. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim