TANJUNG SELOR - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat terjadinya anjlok nilai ekspor Kaltara pada periode Januari-Oktober 2025.
Berdasarkan data yang dihimpun BPS di lapangan, nilai ekspor Kaltara itu turun 49,87 persen dibanding periode yang sama di tahun 2024, yaitu dari USD 2.279,21 juta menjadi USD 1.142,66 juta.
Kepala BPS Kaltara, Mas'ud Rifai mengatakan, penurunan ini utamanya dipicu oleh melemahnya kinerja ekspor nonmigas. Sepanjang Januari-Oktober 2025, ekspor nonmigas tercatat USD 1.138,37 juta.
Angka ini turun 49,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD 2.266,02 juta. Sementara itu, ekspor migas anjlok lebih dalam, yakni turun 67,46 persen dari USD 13,19 juta menjadi hanya USD 4,29 juta.
Dari sisi komoditas, sektor hasil tambang menjadi penyumbang penurunan terbesar. Nilai ekspor hasil tambang turun 59,07 persen menjadi USD 753,91 juta.
"Ekspor hasil industri juga mengalami kontraksi meski tidak sedalam tambang, yakni turun 10,80 persen menjadi USD 366,68 juta," ujar Mas'ud kepada Radar Tarakan, Rabu (17/12).
Sementara itu, ekspor asli Kaltara pada Januari–Oktober 2025 mencapai USD1.152,89 juta. Angka ini mengalami penurunan 12,92 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai USD 1.323,99 juta.
Secara lebih terperinci, sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor hasil tambang sebesar 26,99 persen atau menjadi USD753,91 juta.
Kemudian, sektor hasil industri naik 45,03 persen atau menjadi USD 352,19 juta dan sektor hasil pertanian naik 27,55 persen atau menjadi USD 42,49 juta dibanding kondisi Januari-Oktober 2024.
Pada Januari-Oktober 2025, total ekspor asli Kaltara melalui pelabuhan di luar Kaltara mencapai USD 130,33 juta. Tiga provinsi utama yaitu Jawa Timur USD 120,67 juta, Sulawesi Selatan USD 6,52 juta, dan Jakarta USD 3,04 juta.
Sedangkan lima negara tujuan utama ekspor melalui pelabuhan di Kaltara pada Januari-Oktober 2025 adalah Tiongkok, Filipina, India, Malaysia dan Korea Selatan dengan nilai ekspor masing-masing USD 562,49 juta, USD 221,99 juta, USD 90,17 juta, USD 63,10 juta dan USD 57,88 juta.
"Peranan kelima negara ini dalam ekspor Kalimantan Utara mencapai 87,46 persen terhadap total ekspor Januari-Oktober 2025," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim