TANJUNG SELOR – Sebagai pintu masuk utama Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor, pelabuhan Kayan II mendapat perhatian serius dari Pemkab Bulungan.
Hal itu ditunjukkan dengan digelontorkannya anggaran Rp 4 miliar untuk pelabuhan speedboat reguler. Anggaran ini digunakan untuk menambah dan menata fasilitas yang ada.
Kepala Dinas Perhubungan Bulungan Yunus mengunkapkan saat ini proses penataan pelabuhan Kayan II masih berlangsung.
“Ada dibangun semacam dinding pelindung kiri kanan di jembatan antara ruang tunggu dan dermaga,” ungkap Yunus kepada Radar Kaltara, Minggu (14/12/2025).
Portal gate masuk dan keluar juga akan diselesaikan tahun ini. Termasuk ruang tunggu untuk ke datangan.
“Yang ada sekarang masih ruang tunggu keberangkatan, di sisi kanan akan kita buatkan ruang tunggu untuk yang datang. Jadi ketika datang atau menunggu jemputan tidak berhamburan, yang kadang bisa menutup jalan penumpang lainnya,” terangnya.
Yunus menambahkan, pelabuhan juga sudah disiapkan genset untuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik.
“Tahun lalu, Dishub juga dianggarakan untuk membenahi ponton dermaga kiri kanan sebesar Rp 5 miliar. Termasuk parkir juga sudah kami tata,” sebutnya.
Karena itu, Yunus Luat mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah yang telah merespons usulan untuk membenahi pelabuhan Kayan II.
“Anggaran Rp 4 miliar ini direalisasikan di anggaran murni, tujuannya tak lain untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi semua masyarakat yang menggunakan pelabuhan Kayan II,” ucapnya.
Apalagi dalam waktu dekat masyarakat sudah memasuki libur Natal dan Tahun Baru serta Idulfitri pada 2026 mendatang.
“Kita memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebelum mengakhir wawancaranya, Yunus Luat memastikan akan terus memoles pelabuhan antar kabupaten sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran. (ana/ana)