TANJUNG SELOR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memperkuat pengamanan jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026.
Utamanya yang berkaitan dengan keamanan fungsi bangunan. Setiap pengelola bangunan diminta untuk memenuhi standar keselamatan dari bangunan yang dibangun.
Menyikapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Mendagri yang disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar Kamis (11/12/2025).
Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Bustan mengatakan, arahan Mendagri itu menjadi dasar bagi Pemprov Kaltara untuk memperkuat pengawasan dan mitigasi risiko keselamatan bangunan di provinsi ke-34 Indonesia ini.
"Pemprov Kaltara segera menindaklanjuti arahan Mendagri itu dengan memperkuat pengawasan terhadap kelayakan bangunan, terutama yang berpotensi menjadi lokasi kegiatan masyarakat saat Nataru," ujar Bustan.
Bustan menjelaskan bahwa perangkat daerah yang menangani penanggulangan kebakaran, penataan ruang dan ketertiban umum telah diminta untuk meningkatkan koordinasi.
"Kami memastikan perangkat daerah terkait bergerak bersama untuk mengecek kesiapan keselamatan bangunan, sistem evakuasi serta kelistrikan agar tidak terjadi risiko yang membahayakan masyarakat," tegasnya.
Untuk itu, Bustan mengimbau ke seluruh perangkat daerah terkait untuk memastikan kesiapsiagaan ini harus dijalankan secara menyeluruh dan tidak terputus.
"Kesiapsiagaan menjadi prioritas. Koordinasi antar instansi kami perkuat supaya pelaksanaan Nataru berjalan aman, tertib dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat Kaltara," pungkasnya. (iwk)
Editor : Azwar Halim